Picture of Nurul Qomariah
Siapakah Pribumi Indonesia?
by Nurul Qomariah - Monday, 12 October 2015, 02:00 PM
 

A: Eh lo keturunan Arab ya? Wah, bukan pribumi!

B: Enak aja, gue pribumi dong. Gue kan orang Sunda.

Ada yang pernah mendengar kata pribumi? Pasti pernah dong! Saat ini, kata pribumi digunakan untuk menunjuk masyarakat (yang dianggap) penghuni asli, bukan pendatang; misalnya Suku Sunda di Jawa Barat, Suku Batak di Sumatra Utara, Suku Dani dan Asmat di Papua, Suku Bugis di Sulawesi, dan lain sebagainya. Sebetulnya, apakah suku-suku yang tersebut di atas adalah penghuni asli Indonesia?

Gini, jika pribumi diartikan sebagai penghuni asli suatu daerah, maka bisa dikatakan bahwa tidak ada suku manapun yang merupakan pribumi Indonesia. Lho kenapa begitu? Dulu, bumi nusantara ini adalah tanah tak bertuan, hingga para manusia dari berbagai rumpun suku datang silih berganti ke Indonesia dan mengklaim bahwa tanah ini milik mereka. Jadi, pada hakikatnya kita semua adalah pendatang gaes. Jika pribumi diartikan sebagai masyarakat yang paling lama tinggal di Indonesia, maka yang paling pantas disebut pribumi adalah Homo Erectus yang udah ngubek-ngubek nusantara selama kurang lebih 1,5 juta tahun (Gila, itu lamaaa banget).

Intinya, para warga keturunan Arab (semit), India (dravida, tamil), dan Tionghoa (sino-tibetan) di Indonesia adalah pendatang, sebagaimana orang Melayu (austronesia) dan Papua (melanesia) di Indonesia juga adalah pendatang. Nah, kalau lo pengen tau lebih jauh tentang kapan dan bagaimana proses kedatangan para nenek moyang kita ke Indonesia, lo bisa baca salah satu artikel zeniusBLOG di sini! Daaaaan, terlepas dari pribumi dan pendatang, terlepas dari warna kulit dan bahasa daerah; kita semua adalah manusia dan warga Indonesia.

Yup! We are all human and we deserve to be treated equally. J